Sunday, March 16, 2008

Seputar pilah pilih aktor - studi kasus karakter dalam film adaptasi novel

Huaalaaaaaaaaagh whues byar duaaar. Judulnya makalah sekali - makin panjang dapat A:)

Ini Hugh Dancy yang konon akan memainkan tokoh cowo protagonis di film Confessions of a Shopaholic (diangkat dari novel tulisan Sophie Kinsella). Komen awal saya adalah: iiiiiiiiiiiih. Nggak salah pilih nih? Kok jauh dari bayangan? Doesn’t fit at all. Ih!



Rupanya, Hollywood nggak bosan-bosannya jatuh bangun mengadaptasi novel sukses, sambil “ngarep” bisa lebih banyak menangguk jutaan dolar untuk dinikmati beberapa kepala.

Kalau melihat yang sudah-sudah sih ada aja bahan celaan “para pembaca setia” yang sangat hafal mati dengan plot, setting, karakter versi tulisan. Jadi, kebayang dong susahnya managing expectation para penggila novel itu. Soal salah setting lah, salah pilih aktor/aktris, semua bisa jadi bahan bulan-bulanan yang kalau nggak bisa dikelola dengan baik, berpotensi menjadikan proyek film gatot alias gagal total sekaligus sutot a.k.a. sukses total jadi bahan cibiran.

Dalam hal ini saya lebih cenderung terganggu dengan hal-hal yang sumir. Yang kalau dimakalahkan untuk kepentingan kuliah pengkajian roman, drama ato pelem, mungkin bakalan nggak direken sama sekali. Waktu Da Vinci Code jadi film aja, belum sempet memperhatikan setting film atau apalah, saya sudah terganggu sama tatanan rambut ala “smoothing” Tom Hanks.





Nah balik lagi ke novel mbak Sophie. Yang sekarang ini sedang diproduksi adalah Confessions of a Shopaholic, bagian awal lima seri novel seputar kehidupan Becky Bloomwood yang paperback n onlen versionnya saya lahap dengan panik berkat provokasi si kutu buku adik ipar saya. Perempuan ini (Becky, bukan Reta ipar saya - klo dia mudah2an rajin menabung) cukup sial dalam hal mengelola uang gara-gara napsu belanja tapi kok ya nemu aja gitu jodoh seperti Luke Brandon yang baik hati, peramah, sopan, dan berEURO itu.
Sebagai veteran dalam soal roman picisan, saya langsung jatuh hati dong dengan tokoh Luke Brandon. Langsung aja terbayang Luke adalah versi modern Mr. Darcy (hello, Colin Firth, ehem).

Yah, kita lihat saja nanti apakah mas Hugh dan film ini akan gatot atau malah sutot. Liat aja ntar. Eh bentar2, klo lihat foto di bawah ini dia agak lumski ya:) Ah, pusing. beneran, lihat aja nanti. What do you think?

*images courtesy of *rrrrrrrrrr damn i forgot!